Ngaji Naskah

Kamis, 19 Maret 2020 - 20:14 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Mystical diagram in a Javanese primbon. British Library,

Mystical diagram in a Javanese primbon. British Library,

Primbon, ringkasan Jawa tentang pengetahuan agama

 

Primbon, ringkasan Jawa tentang pengetahuan agama

Primbon adalah buku catatan manuskrip Jawa yang biasanya berisi teks pilihan yang dipersonalisasi berkaitan dengan kepercayaan dan praktik Islam, termasuk doa, pilihan dari Alquran, instruksi yang berkaitan dengan kemurnian ritual dan pelaksanaan ibadah wajib, teks tentang mistisisme, formula (rajah) atau diagram esoterik (da’irah) berfokus pada huruf atau kata-kata Arab, dan catatan tentang ramalan, serta jimat untuk perlindungan dan tujuan lain.

Teks-teks populer termasuk Kitab Sittin, nama Jawa untuk al-Sittūn mas’alah fī al-fiqh, ‘Enam puluh pertanyaan tentang yurisprudensi’ oleh sarjana Mesir Abū al-‘Abbās Aḥmad b. Muḥammad al-Zahid (w. 1416), dan katekismus al-Samarqandi, yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu dan Jawa. Meskipun beberapa primbon mungkin mengandung teks dalam aksara Jawa, sebagian besar isinya dalam bahasa Arab atau dalam bahasa Jawa dalam aksara Pegon (Arab).

Mystical diagram in a Javanese primbon. British Library,

Di antara 75 manuskrip Jawa dari Yogyakarta yang sekarang ada di British Library, yang diambil oleh pasukan Inggris pada tahun 1812, ada enam jilid primbon. Dua diperoleh oleh British Museum dari John Crawfurd, yang menjabat sebagai Penduduk Yogyakarta dari 1811 hingga 1814.

Orang-orang dengan bookmark MSS Jav datang ke Perpustakaan Kantor India dari perkebunan Kolonel Colin Mackenzie, yang memiliki pernah menjadi Chief Engineer tentara Inggris di Jawa, dan terdiri dari sejumlah besar manuskrip kecil yang terikat pada volume yang lebih besar di Calcutta pada sekitar tahun 1815.

Semua volume primbon ini sekarang telah didigitalkan dan terdaftar di bawah ini; hyperlink dari rak buku mengarah ke catatan penuh untuk setiap naskah dengan rincian lebih lanjut tentang isi dari katalog oleh Ricklefs & Voorhoeve (1977), sementara hyperlink dari bawah gambar terhubung langsung dengan naskah digital. Perlu dicatat bahwa karena adanya skrip yang berbeda dan dengan beberapa item terikat terbalik, banyak volume telah dedaunan (bernomor halaman) tidak menentu.

Misalnya pada Primbon Palintangan Palindon Pakedutan berisi teks tentang fisiognomi dan astrologi, serta mata pelajaran lain. Yang ditunjukkan di bawah ini adalah gambar naga berputar, yang biasa digunakan untuk tujuan perundingan di seluruh Asia Tenggara, misalnya untuk menentukan waktu terbaik untuk bepergian, atau kesesuaian pasangan (lihat Farouk 2016: 180).

Javanese text in a primbon manuscript, with a mystical diagram above. British Library,

MSS Jav 41 f. 150v-151r
Lanjut, Ṣifat al-nabī, in Javanese. adalah kumpulan enam primbon yang diikat menjadi satu dalam satu volume. Dua di antaranya berisi anotasi Mackenzie, ‘Cara melakukan wudhu,’ dan berisi traktat Jawa dengan teks-teks doa dan formula Arab untuk dibacakan dalam ṣalāt. Dua lainnya berisi salinan Ṣifat al-nabī, ‘Atribut Nabi’, dalam bahasa Arab; salah satunya membawa catatan kepemilikan pada f. 46r dari ‘Raden Temenggung’, tetapi tanpa menyebut nama individu (punika kagungan primbon Raden Tumĕnggung). Primbon lain dalam koleksi ini berisi terjemahan bahasa Jawa dari Kitab Sittin dalam Asmaradana meter.

MSS Jav 42 f. 69v
First part of Shaṭṭārīyah silsilahin a primbon adalah kumpulan delapan primbon dalam satu volume. Nama penyalin dapat dibaca: Kyahi Ngabehi Rĕsasĕntika dari Yogyakarta. Isi termasuk nama-nama rahasia binatang (aran ing macan, aran ing kidang) dan nama-nama ajaib dari besi dan baja Volume juga termasuk fragmen Melayu pada doa (sĕmbahyang) dan puasa (puasa), dan daftar jenis tindakan yang meniadakan ritual kemurnian. Ditampilkan di bawah ini adalah bagian pertama dari silsilah Shaṭṭārīyah – dari Muhammad s.a.w. untuk Ali ke Jainalabideen ke Imam Jafar Sidiq (sebagaimana dibacakan oleh Ronit Ricci) – dalam aksara Jawa tegak lurus yang ditemukan di ujung satu primbon.

Mystical Javanese text on the shahadah

berisi enam primbon dalam satu volume, berisi berbagai teks termasuk Kitab Sittin dalam bahasa Arab dengan terjemahan Jawa, dan salinan Samarqandi yang tidak lengkap dalam bahasa Arab dengan terjemahan Jawa interlinear. Ada juga bagian-bagian tertentu dari Al Qur’an.
koleksi primbon dari berbagai teks agama pendek tentang doa yang ditentukan dan hal-hal lain.

Ada lagi dengan Sistem angka dikaitkan dengan alfabet Arab, dalam bahasa Jawa primbon dari Yogyakarta. British Library, MSS Jav 84, f. 55r noc

Selain enam jilid primbon ini, ada sejumlah manuskrip Jawa lainnya dari Yogyakarta yang telah didigitalkan dengan konten serupa, semuanya dalam naskah Pegon, berisi sejumlah risalah yang terkait dengan persaudaraan sufi Shaṭṭārīyah, termasuk dua silsilah, dan teks-teks lain tentang doa dan dhikir.

ada pula yang disebut dalam catatan di awal Layang sembayang lan tetamba, berisi teks tentang doa dan penyembuhan. Juga ada yang didalamnya memiliki catatan kepemilikan Kangjeng Pangeran Pakuningrat Yogyakarta, dan berisi teks-teks tentang mata pelajaran agama seperti ngelmu. IO Islamic 2617 berisi teks Arab tentang kualitas dan penggunaan batu dan permata, dengan versi interlinear dalam bahasa Jawa, serta teks Jawa tentang doa ritual, obat-obatan dan jimat, dan dua silsilah, salah satunya dimulai dengan Majapahit dan diakhiri dengan Kanjĕng [sic] Gusti Pangeran Dipati Yuja, mungkin Putra Mahkota Yogyakarta, yang kemudian menjadi Sultan Hamĕngkubuwana II.

Dadanggula

  1. Dari beberapa uraian diatas merupakan naskah naskah primbon yang berisi bermacam-macam ilmu yang diwariskan oleh para leluhur masa lalu untuk kita semua. Mari memasadepankan masa silam.

Referensi:

Farouk Yahya, Magic and divination in Malay illustrated manuscripts.  Leiden: Brill, 2016.
Ricklefs, M. C. and Voorhoeve, P., Indonesian manuscripts in Great Britain.  Oxford: Oxford University Press, 1977.

Annabel Teh Gallop, Lead Curator, Southeast Asia

Dihimpun dari berbagai sumber dan ini adalah terjemahan dari tulisan Primbon, Javanese compendia of religious knowledge.

Silahkan bagi yang ingin membaca primbon bisa download di : Kitab Primbon  Alkarim.

Menurut kesanadan primbon diatas sudah halal untuk dibagikan dan dibaca kalangan luas. Sebagaimana yang dijelaskan dalam salah satu kitab primbon Adammakna.

Sedikit berbeda dengan pdf yang dibagikan ramai akhir ini. Mari Jadilah pembaca bijaksana yang dapat memilah dan menghormati penulis dan kawan kawannya yang bersangkutan dalam penerbitan dll dengan tak membagikan pdf yang belum sah oleh yang bersangkutan. Bisa dibayangkan ketika suatu buku bajakan yang tersebar, berapa kerugian bagi penulis asli yang tak mendapatkan sepeserpun. Sebenarnya terkait kasus semacam ini sudah lama beredar dengan motif beragam. Sekirannya sebagai pembaca yang budiman tentunya mengetahui cara membedakan hal haq dan yang bathil wqw. Mari menghormati menghargai penulis dengan membeli buku asli bukan bajakan, bisa cek di panthelopedia, lagi ada promo diskon loh wkwk. Salam literasi. Salam poliklenik!

 

Artikel ini telah dibaca 175 kali

Baca Lainnya
  • 11 September 2020 - 18:52 WIB

    Kalbun Salim
  • 27 Agustus 2020 - 19:54 WIB

    Kusen
  • 27 Juli 2020 - 05:44 WIB

    Mbah Jejer